Selamat datang, cinta...
Rengkullah aku keharibaan pelukanmu yang memabukkan!
Terbangkanlah aku kehamparan luas cakrawala yang tak bertepi, agar aku kian mengerti segala rahasia yang selama ini tersembunyi.
cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiri.
Beritahu aku, oh manusia, beri tahu aku!
Siapa diantara kalian yang tidak akan bangun dari tidur kehidupan, jika cinta telah membasuh jiwamu dengan jari-jarinya?
Apabila Cinta memberikan isyarat kepadamu, ikutilah dia!
Walau jalannya suka dan curam. Dan apabila sayapnya memelukmu, menyerahlah kepadanya!
Walau pedang tersembunyi diantara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu. Dan bila dia bicara padamu, percayalah padanya!
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu, bagai angin utara mengobrak-abrik taman. Karena bagaimana Cinta memahkota engkau, demikian pula dia kan menyalibmu. Demi pertumbuhanmu, begitu pula demi pemangkasanmu. Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu yang paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari. Deikian pula dia akan menghujam ke akarmu dan menguncang-guncangny di dalam cengkraman mereka kepada kami. Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Seumpama seikat gandum, Cinta akan menatukanmu dengan dirinya. Cinta akan menebahmu hingga kau telanjang. Cinta akan mengentammu, agar kau terbebas dari kulit arimu. Cinta akan menggosok-gosokmu, agar kau putih bersih. Cinta akan melumatmu hingga kau menjadi liat. Lalu, Cinta akan memanggangmu di atas api sucinya, hingga kau menjadi roti suci untuk pertemuan. Semua itu dilakukan cinta untukmu, hingga kau mengetahui rahasia hatimu, dan dalam pengetahuan itu, kau akan menjadi sekeping hati kehidupan.
Semua itu akan ditunaikan padamu oleh sang Cinta, supaya bisa kau pahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman, dia menjadi sekeping hati kehidupan.
Namun apabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan Cinta. Maka lebih baik bagimu kalai kau tutupi keelanjanganmu dan menyingkir dari lantai penebah Cinta.
Cinta tidak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apapun kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tiada memiliki, karena Cinta telah cukup bagi Cinta.
Jangan pernah mengira kau dapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, apabila menilaimu memang pantas, dia akan mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.